Aston Villa punya ambisi besar yang ingin mereka kejar di musim 2026/27. Pengalaman di Liga Primer memberi klub ini banyak pelajaran penting. Paling tidak, mereka bisa membuktikan kemampuannya dengan menghindari nasib naas yang dialami Wolverhampton Wanderers. Tapi sekadar selamat di kompetisi elite ini tidak cukup bagi merek. Aston Villa ingin memastikan kalau mereka bisa memanfaatkan setiap momen yang ada dari awal ketika bertarung di musim baru. Tapi tujuan ini tidak akan mudah mereka capai kalau hanya mengandalkan pemain yang ada sekarang. Untuk itu, mereka perlu mendatangkan pemain baru dengan tenaga dan pengalaman yang sudah teruji. Target besar yang ingin mereka capai membuat klub ini percaya kalau Joao Palhinha mungkin akan bisa berperan besar dalam operasi ini.
Villa Pertimbangkan Joao Palhinha
Aston Villa terus berusaha untuk mengejar pemain yang bisa mereka manfaatkan untuk mendapat hasil terbaik di sisa waktu yang ada. Pertengahan tahun kembali mereka coba manfaatkan untuk mendapatkan pemain dengan porsi besar unteuk hasil yang diharapkan di musim baru. Pengalaman dari musim lama memang tidak menyisakan banyak ruang bagi mereka. Tapi keterbatasan klub tak menjadi alasan bagi mereka untuk bisa menargetkan harapan baru ketika musim berganti. Target besar yang ingin mereka capai memaksa klub ini untuk mengambil langkah terukur. Pemain mereka sekarang memang punya potensi untuk berkembang, tapi kebutuhan yang semakin mendesak membuat klub ini memandang kalau pemain baru akan jauh lebih masuk akal. Perubahan kebutuhan ini membuat mereka mengincar gelandang asal Bayern Munich, Joao Palhinha.
Pada hari Senin yang lewat, kami menerima kabar kalau Youri Tielemans tinggal beberapa langkah lagi untuk bisa mendapatkan klub baru. Nama Manchester United muncul sebagai yang paling mungkin dia pilih untuk menjalani tahap berikutnya. Bagi Aston Villa, situasi ini membuat kondisi mereka semakin tertekan. Youri Tielemans masuk dalam pemain yang mereka targetkan untuk bisa membantu bagian tengah.
Tim ini kemudian mencoba mencari alternatif yang lain. Mereka mencoba melirik Amadou Onana yang sudah lebih dulu diragukan akan bisa tampil sering untuk musim 2026/27. Mereka memang masih punya pemain lain, Boubacar Kamara. Tapi perannya di Villa masih sangat terbatas. Pemain ini masih harus melalui perjalanan panjang untuk memulihkan kondisinya setelah mengalami cedera yang sangat serius di bagian lutut. Situasi ini membuat Unai Emery dalam keadaan yang sangat terpojok ketika berurusan dengan bagian tengah emreka.
Kebutuhan Villa Terus Bertumbuh
Unai Emery mencoba semua langkah terbaiknya untuk bisa menekan kemungkinan kerugian mereka. Di tengah tekanan kehilangan semakin banyak pemain dari target awal mereka, Villa sebenarnya masih bisa mendapat kabar baik. Johan Manzambi termasuk dalam pemain yang menarik perhatian mereka dengan serius. Setelah melalui beberapa pembicaraan, penggemar Aston Villa bisa bernafas sedikit lebih lega. Pemain ini tinggal menyisakan beberapa langkah lagi sebelum resmi bergabung dengan mereka. Tapi Unai Emery masih beranggapan kalau jumlah ini masih belum cukup. Mereka masih membutuhkan beberapa pemain lain. Kekurangan di bagian gelandang bek membuat mereka harus mengusahakan pemain baru ke pos ini secepat mungkin.
Pilihan Unai Emery memang tidak banyak. Tapi tidak berarti juga kalau tidak sudah kehabisan pilihan. Sekarang perhatiannya terarah kepada Joao Palhinha. Dia berharap kalau pengalaman yang dia dapatkan sebagai pemain di Juventus pada musim lalu akan menumbuhkan kemampuan yang mereka butuhkan.
Aston Villa Siap Kejar Joao Palhinha
Tapi Aston Villa harus bersiap. Seperti yang sering terjadi dalam perebutan pemain, sangat mungkin ada lebih dari 2 klub yang sama-sama percaya kalau mereka telah menemukan pemain yang tepat dalam diri satu orang pemain. Kali ini, kalau bicara tentang Joao Palhinha, Aston Villa tidak sendirian. Paling tidak, Sporting Lisbon dan Benfica juga punya pandangan yang sama.
Di awal musim panas, beberapa media mulai mengendus kalau Joao Palhinha sedang mengincar kemungkina untuk segera kembali ke Portugal. Alasan pribadi membuatnya lebih memilih untuk pindah kesana kalau memang mungkin. Tapi Bayern Munich tak bisa diragukan begitu saja. Reputasi mereka sebagai salah satu yang terbesar di Eropa dengan sokongan keuangan kuat membuat mereka tak mau langsung mundur. Klub Jerman ini justru siap untuk mengeluarkan dana tunai dalam jumlah fantastis, demi bisa memastikan mereka akan mendapatkan pemain berusia 31 tahun tadi. Mereka memilih untuk terus melangkah meski sadar kalau upaya ini tidak akan mudah. Setidaknya dari sudut pandang keungan, jumlah peminat yang lebih tinggi dari pemain lain membuat mereka harus bersiap untuk melibatkan dana lebih besar dari rencana awal.
Dari bocoran terbaru, Bayern Munich percaya kalau 25 juta Euro adalah angka yang tepat untuk pemain ini. Tapi bagi Benfica, mereka hanya akan sepakat dengan angka ini kalau diberi kesempatan untuk membayarnya di tahun depan. Selain itu, mereka berharap untuk bisa mendapat kesepakatan pinjaman. Mereka juga tidak sndiri. Juventus juga sekarang sedang memperhatikan dengan intens semua perkembangan ini. Kehadiran beberapa klub dalam wkatu sekaligus membuat Joao Palhinha tidak akan kekurangan pilihan paling tidak sampai bursa sekarang selesai.
Penampilannya memang cukup berhias performa mengesankan. Dia terlibat dalam upaya Spurs untuk bertahan di Liga Primer. Tim ini memang akhirnya berhasil tak bernasib yang sama dengan Wolves, tapi hasil ini masih belum cukup untuknya. Kenyataan di lapangan menunjukkan kalau dia berurusan dengan masalah pertandingan yang sangat minim. Sampai detik ini, dia hanya bisa mendapat 33 kesempatan tampil bersama mereka untuk musim yang lalu. Dia juga sempat dianggap berperan penting di minggu-minggu terakhir mereka di musim, walau tak bisa menjadi jaminan untuk bisa mendapat karir yang lebih baik.
Lebih khususnya lagi, Joao Palhinha akan bisa membuat Unai Emery terkesan dengan permainannya ketika Spurs mengalahkan Villa dalam pertandingan penting di bulan Maret lewat. Joao Palhinha telah mencetak 12 gol bagi mereka, di luar dari 3 asist. Kalau dihitung, sudah ada 15 gol yang dia berikan untuk mereka dari 101 pertandingan yang mewarnai perjalanan karirnya. Tapi bukan gol atau asist yang membuat namanya paling berkesan. Villa justru lebih banyak diuntungkan berkat kemampuan bertahannya yang unggul. Memang dia akan perlu menunjukkan permainan lebih baik kalau memang ingin kemblai ke tanah Inggris. Kalau pun terjadi, dia mungkin akan harus berhadapan dengan gaji yang lebih kecil. Tapi Villa harus mengusahakan sebaik mungkin untuk bisa menggoda mantan pemain Fulham ini untuk memandang kesempatan tampil kembali disana.