Liverpool terus menggerakkan semua roda mereka untuk mendapatkan pemain terbaik di sisa waktu yang mereka miliki. Musim panas memang selalu memberikan waktu lebih luas bagi klub-klub untuk membangun kembali skuad mereka. Tapi mendapatkan pemain di musim panas tak selamanya mudah. Ada banyak klub yang punya rencana sama dalam waktu yang bersamaan. Situasi ini tak jarang membuat persaingan semakin sengit dan klub-klub terpojok dalam situasi yang tidak mereka inginkan. Mengincar pemain dengan kemampuan tepat yang diincar sesedikit mungkin klub lain menjadi strategi Liverpool untuk bisa memastikan mereka punya tenaga terbaik untuk menghadapi tantangan yang akan segera tiba. Tak mau terjebak dalam persaingan yang peluang menangnya terlalu kecil, The Reds lebih memilih untuk menyasar Bradley Barcola ke Anfield untuk musim depan.
Bradley Barcola untuk Era Baru Liverpool
The Reds sadar kalau satu-satunya cara mereka bisa meraih kembali kepercayaan penggemar adalah dengan berbenah diri. Kesalahan yang mereka lakukan di musim lalu membuat klub ini kehilangan kepercayaan dari pemainnya. Untuk mengatasi masalah ini, ada banyak perubahan yang dilakukan dalam internal mereka. Liverpool setelah lama dianggap tidak bertindak atas kesalahan fatal yang dilakukan Arne Slot, akhirnya memilih untuk memecat sang pelatih. Sebagai gantinya, mereka menunjuk Andoni Iraola, pelatih dengan rekam jejak fantastis dari AFC Bournemouth.
Tapi pergantian pelatih hanya salah satu dari sekian langkah yang sudah mereka siapkan untuk tim ini. Setelah memastikan ada orang baru dengan strategi baru di kursi pelatih, The Reds melanjutkan usahanya untuk memastikan klub ini melangkah secara konsisten ke arah baru yang lebih baik. Untuk melanjutkan babak transformasi ini, Liverpool langsung bergerak cepat dengan menargetkan beberapa pemain. Kesalahan di musim panas tahun lalu memberi klub ini pelajaran penting. Mendatangkan banyak pemain sekaligus justru akan sangat berbahaya bagi tim. Daripada menghabiskan ratusan juta poundsterling untuk mendatangkan banyak pemain elite sekaligus, mereka sekarang memilih untuk mendapatkan pemain dengan kemampuan adaptasi yang cepat.
Ada beberapa posisi yang menjadi fokus mereka untuk saat ini. Setelah berdiskusi dengan pelatih baru, Liverpoool menegaskan fokus mereka untuk segera mendapatkan gelandang baru dengan kemampuan elite. Pemain ini akan menjadi bagian kritis dari upaya mereka untuk membangun klub yang baru. Arah klu bini juga sudah sesuai dengan petunjuk dari Andoni Iraola. Semuanya dilakukan untuk membangun klub yang lebih baik terutama setelah ditinggal beberapa pemain legendaris mereka. Setelah ditinggil oleh Virgil van Dijk, Liverpool harus bergegas karena mereka akan segera ditinggalkan oleh Mohamed Salah.
The Reds menghabiskan waktu beberapa bulan terakhir untuk menemukan pemain yang bisa benar-benar membantu pembangunan kembali tim. Mereka menargetkan bintang RB Leipzig, Yan Diomande, sebagia langkah prioritas. Tapi profilnya terlalu mentereng untuk tidak dilihat rival mereka. Ketika The Reds berusaha dan berharap kuat untuk bisa menariknya ke markas mereka, ada ancaman serius dari Paris Saint-Germain. Juara Liga 1 ini gencar mengerahkan mesin rekrutmen mereka untuk memastikan tanda tangan darinya akan ada di kertas kontrak dari Perancis.
Tapi, secara mengejutkan, pergerakan Paris Saint-Germain ini menimbulkan peluang tak terduga bagi The Reds. Pergerakan yang dilakukan PSG bisa saja memberi kesempatan bagi klub ini untuk mengaktifkafn kembali opsi transfer permanen yang sempat mereka tanggalkan.
Tertarik dengan Sosok Bradley Barcola
Menurut bocoran dari bberapa pengamat, Liverpool rupanya masih belum benar-benar menanggalkan minat mereka terhadap Bradley Barcola. Bagi mereka, pemain ini tetap menjadi salah satu kandidat penting. Mereka percaya kemampuannya akan menjadi kunci untuk membangun kembali klub ini. Sampai saat ini, pemain kewarganegaraan Perancis ini masih menempati tempat sebagai salah satu target impian mereka. Namanya pertama kali muncul di daftar ini pada musim panas tahun lalu. Mereka memang gagal menariknya untuk bergabung waktu itu. Tapi rupanya namanya tidak benar-benar lepas dari daftar mereka.
Pengamat transfer pemain, Fabrizio Romano, menyebut kalau Liverpool mungkin punya peluang. Sampai detik ini, masa depan Bradley Barcola msih terbuka dengan lebar. Tidak ada arah tertentu yang secara spesifik akan dia tuju. Justru kesempatan untuk mendapatkannya akan semakin terbuka lebar kalau benar Paris Saint-Germain akan menggencarkan upaya mereka untuk mendapatkan 2 pemain: Maghnes Akliouche dan Yan Diomande di musim panas sekarang.
Pengamat ini juga membongkar petunjuk penting lain. PSG disebutnya sedang melancarkan usaha yang terpisah untuk dua pemain ini. Keduanya dilakukan dengan bersamaan dengan harapan untuk bisa mendapatkan mereka dalam waktu yang tak terlalu jauh. Seandainya saja langkah ini berhasil, Liverpool akan diiuntungkan. Target mereka akan bisa tersedia, tapi hanya akan bergantung pada bentuk penawaran yang mereka berikan. Biar begitu, kesempatan ini sangat menarik untuk mereka pelajari. Setelah lebih kurang setahun meninggalkan namanya begitu saja, sekarang mungkin momen yang tepat bagi mereka untuk menariknya ke Anfield. Memang, penggemar harus menelan pil pahit. Yan Diomande masih menjadi pemain yang mereka gemari. Tapi kepercayan diri besar dalam tubuh PSG untuk mendapatkannya membuat Liverpool harus menyadari satu fakta pelik. Peluang mereka untuk menang melawan tim sekelas PSG tidak akan mudah. Mencari pemain lain dengan kemampuan setara akan lebih baik untuk mereka.
Buka Peluang untuk Bermain di Tempat Baru
Ada kekhawatiranyang bertumbuh kalau strategi rekrutmen yang dilakukan PSG bisa saja menumbuhkan keuntungan bagi Liverpool. Peluang ini tetap teerjaga bahkan ketika tim asal Perancis menaargetkan pemain unggulan mereka.
Bagi mereka, menambahkan Akliouche dan Diomande sekaligus akan secara signifikan meningkatkan persaingan di bagian terdepan skuad Luis Enrique. Langkah ini berpotensi menjadikan Bradley Barcola sebagai opsi gelandang elite paling realistis untuk direkrut Liverpool pada musim panas ini.
Daripada hanya memandang upaya PSG terhadap Diomande sebagai kekalahan besar, The Reds harus bisa memanfaatkan situasi ini. Mereka bisa menjadikan perkembangan ini sebagia celah untuk emmbuka negosiasi terhadap salahs atu pemain menyerang depan paling berbakat di Eropa.
Menggantikan Mohamed Salah memang tidak akan pernah mereka lakukan dengan mudah. Tapi Bradley Barcola jelas memiliki kemampuan luar biasa yang benar-benar bisa membantu klub ini. Kecepatan, pergerakan langsung, dan kemampuannya untuk mencetak gol sekaligus asis dari sisi lapangan membuatnya pasangan yang tepat untuk pola bermain berintensitas tinggi dari Andoni Iraola. Mereka juga akan sangat beruntung kalau mendapatkannya berkat pengalamannya yang sudah teruji di tingkat UCL.
Dengan masa depan Yan Diomande yang masih belum bisa dipastikan dan gerak cepat PSG untuk bisa mendapatkan striker elite di musim panas, Liverpool mungkin sekarang menemukan jalan baru. Mereka bisa melihat kalau menempatkan Bradley Barcola sebagai target dengan proyeksi hasil jangka panjang akan jauh lebih menguntungkan. Memang perlu diakui kalau langkah ini akan butuh investasi dalam jumlah besar, mungkin menyentuh 100 juta poundsterling. Tapi situasi yang mereka hadapi sekarang sudah mulai bergerak ke arah yang bisa memungkinkan mereka memecahkan rekor transfer pemain.