Arsenal punya banyak cara untuk mengembangkan tim mereka. Sebagai tim besar, The Gunners paham kalau mereka tidak bisa bergantung pada transfer pemain masuk untuk bisa mengejar target besar dan impian mereka. Transfer memang bisa membantu mereka dengan cepat. Target-target jangka pendek bisa dikejar dengan menggunakan transfer. Tapi transfer juga sering membutuhkan dana yang tidak sedikit. Sadar tak bisa terus menerus menggerus keuangan tim, The Gunners mulai melirik beberapa pemain untuk mereka rekrut ke dalam akademi sendiri. Yang paling baru, The Gunners memberikan kontrak beasiswa kepada Emanuel Nwaneri, adik kandung dari Ethan Nwaneri.
Hadiah Beasiswa dari Arsenal
Arsenal kembali membuktikan kalau mereka adalah klub besar. The Gunners mengambil semua langkah yang mereka perlukan untuk memastikan tim ini berkembang, bukan untuk sekarang saja, tapi juga di masa mendatang. Tak mau bergantung pada transfer pemain yang sering memakan biaya besar, The Gunners juga menggunakan waktu mereka untuk mengincar pemain potensial yang bisa mereka kembangkan sendiri di akademi. Langkah ini jauh lebih menguntungkan, baik dari segi finansial maupun kemampuan. Tapi karena periode pelatihan yang cukup panjang, mereka tidak sembarang memilih orang.
Pengalaman mereka selama belasan tahun sebagai juara di banyak musim membuat The Gunners paham siapa yang sebenarnya layak untuk mereka berikan kepercayaan besar ini. Untuk tahun ini, kepercayaan ini mereka berikan kepada Emerson Nwaneri. The Gunners memastikan kalau adik Ethan Nwaneri ini telah diberikan kesepakatan beasiswa. Hadiah ini mereka berikan untuk periode 1 musim. Seperti yang merea lakukan dengan pemain akademi yang lain, beasiswa ini diharapkan menjadi batu loncatan sampai mereka bisa menggunakan kemampuannay secara penuh.
Pemain berusia 15 tahun ini memang punya latar belakang yang sangat menarik. Di usia yang masih sangat muda, dia berhasil menarik perhatian besar berkat permainannya di tingkat muda di musim 2025/26. Bersama tim U18 The Gunners, dia tampil dalam 12 pertandingan, itu pun hanya di Liga Inggris saja. Dengan usia yang masih muda, dia sudah membuktikan kemampuannya. Dua gol menjadi kado manis untuk U18 The Gunners. DIa juga terlibat dalam 1 kali asist bersama mereka.
Pemain yang sama kemudian meningkatkan prestasinya dengan naik level ke kompetisi tingkat regional. Dia menjalnai debut di Liga Pemain Muda UEFA. Waktu The Gunners melawan Bayern Munich, dia menggunakan kesempatan ini untuk debut. Pertandingan berakhir dengan mereka menang 4-2 dari lawannya. Dia juga sempat tampil dalam 1 pertandingan bersama tim u21 The Gunners. Momen ini terjadi ketika merkea turun di Liga Primer 2.
Bersinar di U16
Dia kemudian akhirnya naik tingkat dengan turun ke pertandingan bersama tim U18. Tapi sebelum menjalani tonggak penting ini, dia sempat mencetak hat-trick. Tiga gol lahir dari kemampuannay dalam satu pertandingan, tepatnya ketika mereka melawan Chelsea di tingkat U16 di musim lalu. Bagi banyak penggemar sepakbola, penampilannya waktu itu seolah menghadirkan kembali ingatan dari kakaknya. Seolah-olah dia berada di jalur yang sama dengan saudaranya, siap menjadi pemain bintang di industri ini.
Arsenal paham kalau pemain seperti ini tak boleh mereka sia-siakan. Mereka langsung bergerak cepat setelah mendengar kabar kalau striker kelahiran tahun 2010 ini menyatakan kesiapannya untuk bergabung dengan mereka. Kabar ini membuat The Gunners cukup percaya diri kalau mereka bisa mengandalkannya untuk masa depan. Dari rilis terbaru, The Gunners memastikan kalau adik Ethan Nwaneri ini menjadi salah daru dari 9 orang yang mendapatkan beasiswa selama 1 tahun. Mereka akan menjalani pendidikan intensif di sepanjang musim 2026/27.
Kontrak dari Arsenal Menanti
Menurut perkembangan dari 12Bet daftar, pengumuman tentang hadiah beasiswa dari Arsenal bukan keputusan yang berdiri sendiri. Pemberian beasiswa ini hanya menjadi salah satu dari sekian banyak langkah yang sudah disiapkan The Gunners untuknya. Setelah beasiswa ini, mereka siap memberikan kontrak profesional langsung ke tangannya. Kontrak penting ini langsung mereka bahas sebelum beasiswa diberikan. Seperti yang mereka dengar sebelumnya, tak ada rasa keberatan dari Nwaneri untuk menerima ketentuan ini. Dari pembicaraan awal, kduanya juga sepakat kalau kontrak akan diberikan ketika dia berulang tahun ke-17 pada bulan Agustus 2027 nanti.
Bagi Arsenal, langkah ini masih menguntungkan mereka. Dari kacamata The Gunners, Nwaneri telah membuktikan dirinyadirinya sebagai pemain yang bisa beradaptasi dengan cepat. Namanya semakin melambung di The Gunners setelah menunjukkan langsung kemampuannya untuk berpindah-pindah posisi sambil terus memberikan hasil terbaik. Mulai dari bek kanan, nomor 6, gelandang tengah, sampai sayap kiri pernah dia jalankan dengan hasil yang menjanjikan.
Dengan usia yang baru 15 tahun, adik Ethan Nwaneri ini beberapa waktu yang lalu sempat membagikan pandangannya tentang kemungkinan berada di satu kub yang sama dengan saudara tuanya. Seperti yang diunggah di situs resmi Arsenal, dia mengatakan kalau saudaranya adalah seorang gelandang, tapi dia juga bisa bermain sebagai pemain bek kanan. Dia juga menegaskan kalau mereka sangat dekat. Tapi dia tidak bisa mengklaim kalau mereka berdua punya gaya bermain yang sama. Dia menyebut kalau adiknya itu lebih bisa bergerak bebas saat bermain.
Dia menyebut kalau mereka terpisah 3 tahun sehingga akan cukup menarik kalau mereka bisa bermain dalam satu klub yang sama di Arsenal sebagai tim utama suatu hari nanti. Dia mengaku kalau mereka sudah pernah membicarakan hal ini dan penasaran kalau memang suatu hari nanti terjadi, sebuah impian mereka bersama.
Sebagai informasi, Emerson Nwaneri tidak masuk dalam daftar skuad The Gunners. Dia tidak ikut ambil peran dalam pertandingan pramusim mereka saat melawan Girona. Tapi MIkel Arteta memastikan kalau Ethan Nwaneri akan tetap bermain bersama mereka meski spekulasi tentang masa depannya masih belum selesai.
Harapan Ethan dan Emerson untuk bisa bermain berdampingan satu sama lain mengenakan seragam merah putih khas Arsenal harus terpukul di musim lalu. Ethan Nwaneri harus pasrah saat namanya tak masuk dalam skuad mereka. Mikel Arteta mengutusnya untuk mencari pengalaman di Marseille selama 6 bulan setelah periode jeda tengah musim.
Perjalanan Nwaneri di Olympiens berjalan dengan mulus di bawah arahan Roberto de Zerbi. Dia mencetak 1 gol untuk mereka di LIga 1 ketika menghadapi Lens. Tapi dia akhirnya harus puas ketika hanya mendapat 322 menit dalam semua pertandingan mereka di Liga. Dia juga harus pasrah ketika hanya mendapat tugas di bangku pemain cadangan di 4 pertandingan terakhir mereka di musim yang lewat.
Tapi, Nwaneri sebenarnya sudah memberi dampak besar bagi permainan Arsenal di pramusim. Dia mencetak gol dalam pertandingan mereka melawan MK Dons. Berakhir dengan keunggulan mereka 3-0, dia mencetak gol dengan serangan melengkung dari pinggir lapangan. Dari semua pemain Arsenal, Max Dowman, Noni Madueke, dan Bukayo Saka sama-sama sedang berjuang untuk mendapat peran lebih seirng di bagian sasyap kanan. Tapi dengan Madueke yang terus menerus terhambat untuk memberikan hasil maksimal bagi klub dan negaranya., Nwaneri masih punya peluang besar untuk tampil bersama mereka.