Putusan akhirnya dijatuhkan terhadap insiden yang melibatkan Gabriel Magalhaes. Insiden ini terjadi dalam pertandingan terkini antara The Gunners melawan Chelsea. Insiden ini terbilang kontroversial sehingga membutuhkan waktu lebih lama oleh pihak yang berwenang untuk menilai semua peristiwa yang sebenarnya terjadi sebelum mengambil keputusan. Sementara dalam pertandingan ini, The Gunners berhasil menekankan keunggulan mereka. Dua gol mereka masukkan ke gawang The Blues, memastikan skor bertahan 2-1 sampai akhir laga.
Arsenal Kembali Unggul
Arsenal mempertahankan hasil baik yang mereka dapatkan di awal musim dengan kembali mmemperoleh kemenangan atas lawan mereka. Saat tim ini bertarung melawan Chelsea, The Blues memastikan tempat mereka terjaga dengan baik. Dua gol mereka masukkan ke gawang The Blues, sementara lawannya hanya bisa memberikan setengah dari jumlah ini. Kemenangan yang mereka dapat dalam pertandingan ini sangat berarti karena bagi The Blues, menang di awal musim akan memberikan dorongan semangat bagi semua pemain lain untuk mencapai hal serupa.
Tapi pertandingan ini tidak berjalan semulus yang bisa mereka harapkan. Pertandingan ini meninggalkan kesan tersendiri bagi penggemar mereka. Kesan ini muncul karena dalam pertandingan ini sempat terjadi sebuah insiden yag melibatkan pemain bertahan mereka, Gabriel Magalhaens dengan penjaga gawang The Blues, Emiliano Martinez. Kedua pemain ini sempat terlibat dalam sebuah insiden yang terjadi di fase-fase awal pertandingan ini berjalan.
Dari yang terlihat di lapangan, pemain belakang tengah kelahiran Brasil ini tampak melakukan kontak terhadap mantan penjaga gawang Arsenal tadi. Sepakan dari bek Arsenal tadi terlihat mengenai bagian wajah dari penjaga gawang The Blues. Insiden ini terjadi di tengah kerumunan pemain yang pada waktu itu memang sedang berkerumun di sekitar wilayah kotak penalti. Insiden ini cukup menarik perhatian karena ketika terjadi, pertandingan baru berjalan sangat singkat, kurang lebih 5 menit.
Ketika insiden ini terjadi, perhatian penggemar, pemain, dan staf dari kedua sisi langsung terarah kepada wasit. Semua menunggu keputusan yang akan diambil wasit untuk menjawab insiden tadi. Tapi baik Chris Kavanagh yang bertindak sebagai wasit lapangan maupun Darren England yang bertugas sebagai wasit VAR mengambil keputusan untuk memberikan sanksi kepada pemain berusia 28 tahun tadi. Pendirian mereka tidak berubah meski tidak sedikti pemain dari tim tamu menyatakan keberatan mereka terhadap tindakan dari kedua wasit tadi.
Gabriel Magalhaes Dibebaskan dari Segala Dakwaan
Arus protes yang mengarah kepada wasit atas insiden di pertandingan ini membuat otoritas yang terlibat mengambil sikap jelas. Setelah pertandingan berakhir, Panel KMI langsung mengambil sikap. Lembaga ini merupakan sebuah panel yang ditunjuk oleh otoritas Liga Primer Inggris untuk mengawasi, menilai, sekaligus memberikan sanksi terhadap insiden yang terjadi dalam pertandingan di kompetisi ini.
Seperti ditetapkan dalam prosedur mereka, lembaga ini langsung mengulas rekaman pertandingan setelah selesai. Setelah melalui penilaian mendalam, mereka memutuskan kalau tindakan yang dilakukan oleh Gabriel Magalhaes tidak dapat dikategorikan sebagai pelanggaran serius. Keputusan ini sekaligus menegaskan pendirian wasit dalam pertandingan yang tidak mengganjar pemain yang terlibat dari sisi Arsenal dengan kartu merah.
Sebanyak 5 orang bertugas secara independen dalam mengulas rekaman pertandingan. Semua orang yang terlibat dalam panel ini sama-sama mengeluarkan pernyataan yang sama. Mereka memberikan dukungan terhadap keputusan awal yang diberikan Kavanagh yang memungkinkan pertandingan terus berjalan tanpa mengeluarkan sanksi kepada pihak yang terlibat. Dalam salinan keputusan resmi yang diunggah ke situs merkea, panel ini mengatakan kalau mereka secara bulat mendukung keputusan wasit yang tidak mengeluarkan kartu merah akibat insiden terkait dalam pertandingan ini.
Panel yang sama juga menyebut kalau ketika insiden itu terjadi, ada beberapa pemain yang berada di sekitar lokasi yang sama. Para pemain ini juga saling berusaha untuk merebut bola yang waktu itu dalam kondisi masih bebas bergerak. Dengan mempertimbangkan situasi ini, mereka menilai kalau tindakan yang dilakukan oleh Gabriel Magalhaes belum memenuhi kriteria dari sebuah tindakan kasar atau pelanggaran serius. Keputusan yang diambil oleh 5 orang yang terlibat dalam panel ini sungguh berarti. Dengan keputusan bulat yang mereka ambil, tanpa ada perbedaan pendapat, pemain Arsenal tadi langsung dibebaskan dari segala dakwaan. Dia dibebaskan dari segala sanksi yang mungkin diberikan sebagai tindakan introspeksi.
Bagi Mikel Arteta, keputusan ini juga mendatangkan kabar gembira. Arsenal saat ini sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan mereka berikutnya. Ada Brighton yang harus mereka lawan. Sebagai tim kuda hitam di kompetisi Liga Inggris, pertandingan melawan Brighton bisa menyiapkan kejutan yang tak ingin mereka hadapi. Bagi Arsenal, keputusan ini memberinya kelegaan karena ada pemain tambahan yang bisa dia kerahkan untuk menghadapi pertandingan ini. Menang dalam pertandingan ini juga akan sangat penting karena setelah laga ini, mereka akan memasuki masa istirahat untuk memberi kesempatan pertandingan level timnas. Menang di pertandingan ini akan memberi dorongan mental yang cukup untuk menjaga semangat tempur para pemain mereka.
Reaksi Chelsea terhadap Putusan atas Insiden Gabriel Magalhaes
Keputusan yang dikeluarkan panel tadi mungkin memberi angin segar untuk semua orang yang terlibat di Arsenal, dari pemain, pelatih, sampai staf. Tapi hal yang sama tak bisa dikatakan untuk sisi Chelsea. Para penggemar The Blues sangat mungkin akan merasa kecewa dengan keputusan yang dikeluarkan oleh panel independen tadi. Mereka akan merasa semakin kecewa karena keputusan ini akan semakin menambah besar luka mereka setelah kalah dari The Gunners.
The Blues sebenarnya sempat memimpin pertandingan. Gol yang dicetak oleh Morgan Rogers menjadi andalan mereka, sebelum kemudian insiden ini terjadi. Bagi mereka, kalau saja wasit mengambil keputusan tegas dengan mengeluarkan Gabriel Magalhaes dari pertandingan, hasil laga ini bisa saja sama sekali berubah. Sebaliknya, The Gunners memanfaatkan kesetaraan angka mereka untuk melakukan serangan balik. Mereka akhirnya mencetak gol dari Martin Odegaard dan Kai Havertz, kunci yang akhirnya mengantarkan tim ini memenangkan pertandingan.
Keputusan panel jug amenjadi sorotan. Panel ini memang beranggotakan nama-nama independen dengan latar belakang sebagai mantan pemain dan staf pelatih. tapi dukungan yang merkea berikan kepada wasit akan hanya bisa sedikit menghibur orang-orang yang beranggapan kalau tindakan Gabriel Magalhaes terlalu berbahaya.
Sementara bagi Arteta, keputusan ini pasti menguntungkan dia. Pelatih The Gunners ini akan merasa tenang karena pemain andalannya untuk menjaga pertahanan terakhir mereka akan siap untuk membantu di pertandingan berikutnya. Dia mungkin akan kembali menggunakan empat orang pemain saat melawan Brighton nanti. Formasi ini akan dia gunakan untuk membantu Arsenal mengamankan kemenangan. Kalau berhasil, kemenangan ini akan menjadi keberhasilan mereka beruntun 4 kali.