Eropa selalu menjadi wilayah yang sangat memikat untuk klub-klub sepakbola dunia. Sebagai wilayah yang mengirimkan nyaris setengah pemenang Piala Dunia di sepanjang sejarah, benua biru tak pernah kekurangan pemain yang siap menjadi kejutan di semua klub yang mereka datangi. Fenomena ini sudah menjadi pemandangan umum di Eropa dan juga untuk semua negara lain. Dengan posisi mereka di perbatasan, Turki termasuk negara luar Eropa yang rutin mengincar pemain berbakat dari wilayah ini. Raksasa mereka, Galatasaray, rutin dikabarkan berusaha meningkatkan permainan mereka dengan mengincar tenaga baru dari Eropa. Mereka mungkin berasal dari luar benua biru, tapi klub ini sudah lama menjadi buah bibir di Eropa karena langkah berani mereka. Galatasaray tak hanya mengincar pemain dari peringkat bawah klasemen, tapi juga yang berasal dari posisi lebih atas. Di tahun ini, pilihan mereka jatuh kepada Gabriel Martinelli.
Galatasaray Targetkan Gabriel Martinelli
Galatasaray sudah menetapkan langkah mereka berikutnya. Markas mereka memang di Turki, termasuk semua pertandingan dan kompetii yang masuk dalam jadwal merea. Tapi tim ini sering mengandalkan pemain dari luar egeri untuk mempertegas cengkeraman mereka di Turki. Untuk tahun ini, mereka menaruh harapan besar pada pemain Arsenal. Bertugas di bagian depan, mereka akan mengandalkan kemampuan Gabriel Martinelli untuk memperbesar peluang klub secara keseluruhan untuk membobol gawang dari setiap lawan mereka.
Arsenal memang sekarang berada dalam kebutuhan yang sangat besar. Arsenal harus menemukan pemain yang tepat untuk bisa membantu mereka dalam setiap pertandingan yang sudah menunggu di depan mata. Bagi Mikel Arteta, kebutuhannya semakin bertambah karena sampai saat ini mereka sedang berhadapan dengan masalah kekurangan pemain. Leandro Trossard mengambil keputusan besar dengan meninggalkan mereka di Stadion Emirates. Langkahnya kemudian diikuti oleh Vinicius Junior yang memilih untuk pergi dari London utara. Kepergian dua orang pemain ini membuat Arteta harus memikirkan ulang semua rencana mereka. Mengeluarkan tenaga untuk bisa mendapatkan tenaga baru akan menjadi solusi terbaik yang bisa mereka kerjakan untuk saat ini.
Kontrak Gabriel Martinelli Jadi Pertimbangan
Berbagai upaya sedang mereka untuk mengatasi masalah ini. Untuk saat ini, Arteta akan mengusahakan sebanyak mungkin pemain tetap bertahan di kondisi dan posisi mereka sekarang. Kondisi semacam ini tidak akan memberikan kabar positif untuk Galatasaray yang berniat untuk segera bisa mengubah status pemain tadi untuk segera menjadi pemain mereka. Tapi kondisi ini tidak membuat klub-klub lain langsung kehilangan minat pada pemain asal Brasil ini.
Seperti yang terjadi dengan pemain sepakbola yang lain, kontrak pemain asal Brasil ini dengan Arsenal menjadi pertimbangan utama. Dari informasi terbaru, dia masih harus menyelesaikan tugasnya disana sampai tahun 2028 yang akan datang. Tapi periode ini hanya berlaku sepanjang memang ada kesepakatan dari Arsenal untuk memaksimalkan kontraknya. Kalau kurang beruntung, kontraknya di Stadion Anfield akan berakhir 1 tahun lebih cepat. Dalam skenario paling umum ini, artinya pemain ini hanya tinggal memilik 11 bulan lagi sebelum kontraknya mencapai ujung.
Situasi ini yang coba dimanfaatkan oleh Galatasaray. Dengan sisa waktu tinggal 1 tahun lagi, praktisnya mereka bisa menggodanya untuk pindah. Ada aturan UEFA yang bisa mereka manfaatkan disini. Kalau mereka bisa meyakinkan Turki akan menjadi tempat yang sama baik untuk berkembang, mereka bisa memanfaatkan 6 bulan terakhir nanti untuk membuat perjanjian pra kontrak. UEFA memang mengizinkan ini, membuat pemain memiliki lebih banyak waktu untuk mengamankan tempat berikutnya yang akan dia kembangkan dengan permainannya sekarang. Sebagai seorang pemain yang sudah malang melintang di Inggris, klub seperti Galatasaray berharap besar mereka bis amenggunakan kemampuannya untuk melesat jauh.
Galatasaray Siap Bergerak
Galatasaray tak mau membuang waktu mereka dengan sia-sia. Dari sekarang mereka sudah mencoba menggunakan waktu sebaik mungkin untuk mengamankan target incarannya. Informasi yang kami dapatkan dari media menyebutkan kalau dari Turki, mereka mencoba untuk melakukan pembicaraan dengan Arseanl. Mereka mencoba untuk meyakinkan pemain berusia 25 tahun ini untuk memilih Turki dan khususnya, Galatasaray, untuk memasuki babak baru dalam perjalanan karirnya.
Tapi bagi Arsenal, mereka belum punya rencana sama sekali untuk segera melepaskan bagian dari rencana mereka di masa yang akan datang. The Gunners justru berusaha untuk membangun kontrak yang akan bisa meyakinkannya untuk tetap bertahan. Mereka mencoba untuk paling tidak memperpanjang kontraknya disana. Mereka mencoba meyakinkannya bertahan di luar dari hak eksklusif perpanjangan kontrak yang tertuang dalam kesepakatan bersama.
Tapi bagi Galatasaray, hali ini tidak akan berpengaruh besar pada rencana mereka. Dari Turki, tim ini masih berharap besar untuk bisa memanfaatkan situasi ini. Di tengah upaya yang dikerahkan Arsenal, mereka juga mencob auntuk mnawarkan Gabriel Martinelli kesempatan baru dengan pendapatan yang lebih menguntungkan dari yang dia dapatkan di Anfield.
Sudah ada 7 musim yang dia habiskan di Arsenal dari hari pertama tiba. Selama periode panjang ini, dia telah memberikan 62 gol bagi The Gunners. Angka ini cukup tinggi karena dia sudah bermain dalam 278 pertandingan bersama mereka, mengumpulkan pengalaman dari semua kompetisi yang merkea jalani dalam periode yang sama. Pengalaman ini yang sedang diincar oleh Galatasaray. Sebagai juara Liga Super Turki di musim terbaru, mereka cenderung tak terlihat cukup sibuk di sepanjang bursa ini. Sejauh ini, mereka hanya menarik gelandang Burnley, Lesley Ugochukwu, untuk menjadi pemain terbaru.
Kecuali kalau Gabriel Martinelli benar-benar menyampaikan permintaan resmi untuk segera meninggalkan Mikel Arteta dan pemainnya di musim panas, kemungkinan akan sangat kecil untuk Galatasaray mengumumkannya sebagai pemain baru mereka. Sampai detik ini, tak ada yang bisa meyakinkan Arteta cukup kuat untuk memaksanya memberikan lampu hijau kepada pemainnya.
Arteta memang tidak berada dalam kondisi kritis. Masih ada beberapa pemain yang bisa dia gunakan untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan mereka di sisi kiri dan kanan. Ada Noni Madueke, Gabriel Martinelli, dan Bukayo Saka yang jauh lebih berpengalaman. Mereka juga punya pemain baru, Christos Tzolis, yang siap membuktikan nilai sebenarnya yang ada di balik angka yang mereka bayarkan.
Pilihan pemainnya tidak berhenti di situs saja. Arteta juga masih punya Gabriel Jesus, Ethan Nwaneri, dan Eberechi Eze yang bisa dia gunakan kapan saja untuk mengatasi lawan-lawan mereka. Tpai seperti pemain lain, tak ada jaminan yang mereka punya untuk bisa meyakinkan semua nama ini untuk bertahan. Tak ada satupun dari tiga pemain ini yang suka bermain di luar posisi tengah yang mereka jalani seperti sekarang. Perubahan sedikit saja bisa memberi mereka alasan yang cukup kuat untuk meninggalkan klub.
Arteta memang harus mengatur strategi terbaik bagi Arsenal di musim yang akan datang. Dia harus mengerahkan kemampuan terbaik mereka dengan mengerahkan langsung pemain berpengalaman di bagian paling depan. Kebutuhan mereka yang mendesak akan memaksanya untuk tidak lagi kehilangan pemain yang sudah bermain minimal 50 pertandingan bersama mereka di setidaknya 2 musim ke belakang.